Panen Tak Berakhir di Ladang, Jagung Petani Waringinsari Berhasil Menembus Pasar Bulog

BANJAR – Bagi petani, keberhasilan panen bukan hanya soal banyaknya hasil yang diperoleh, tetapi juga kepastian bahwa hasil panen tersebut dapat terjual dengan baik. Kabar menggembirakan itu datang dari Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, saat ratusan kilogram jagung hasil panen petani berhasil diserap oleh Bulog Banjar.

Melalui monitoring yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Waringinsari Aipda Agus Triwiyanto, proses penjualan jagung kering milik Kelompok Tani Tunggak Semi berjalan lancar. Sebanyak 826 kilogram jagung dengan kadar air 14 persen diterima Bulog dengan harga Rp5.800 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program Ketahanan Pangan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga memastikan hasil pertanian memiliki akses pasar yang jelas. Kepastian penjualan menjadi faktor penting dalam menjaga semangat petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan pertanian mereka.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., melalui Kapolsek Langensari menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari upaya bersama mewujudkan Swasembada Pangan nasional.

“Polri hadir untuk mendukung setiap tahapan program Ketahanan Pangan, mulai dari proses penanaman hingga hasil panen dapat terserap pasar. Ketika petani sejahtera, maka fondasi Swasembada Pangan akan semakin kuat,” ujarnya.

Melalui dukungan dan pendampingan yang dilakukan Polsek Langensari, Polres Banjar, serta arahan Polda Jabar, sinergi dengan kelompok tani diharapkan terus terjalin sehingga produktivitas pertanian meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan Ketahanan Pangan nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *