Mediasi Dugaan Penganiayaan di Mulyasari, Bhabinkamtibmas Kedepankan Penyelesaian yang Humanis

Banjar – Upaya penyelesaian persoalan di tengah masyarakat terus dilakukan melalui pendekatan yang mengedepankan dialog dan musyawarah. Bhabinkamtibmas Desa Mulyasari Polsek Pataruman Polres Banjar bersama Unit Reskrim Polsek Pataruman memfasilitasi mediasi terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Dusun Margaluyu, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan mediasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas peristiwa yang terjadi pada malam sebelumnya. Kedua belah pihak dipertemukan dalam suasana yang kondusif guna membuka ruang komunikasi dan mencari jalan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Pataruman AKP Hadi Winarso, S.Sos., M.H. mengatakan bahwa setiap laporan maupun permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat akan ditangani secara profesional dengan mengedepankan langkah-langkah yang humanis serta berlandaskan aturan hukum.

“Bhabinkamtibmas hadir sebagai penghubung antara masyarakat dan kepolisian. Melalui mediasi, kami berupaya membangun komunikasi yang baik agar setiap persoalan dapat ditangani secara bijaksana, tanpa mengesampingkan proses hukum apabila memang diperlukan,” ujar AKP Hadi Winarso.

Di sela kegiatan, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan dan segera menyampaikan setiap informasi yang berpotensi mengganggu ketertiban kepada aparat kepolisian. Edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya menghindari perundungan, baik secara fisik maupun verbal, turut disampaikan sebagai upaya membangun lingkungan yang aman dan saling menghargai.

Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas diharapkan mampu memperkuat penyelesaian setiap persoalan secara cepat, tepat, dan humanis, sehingga situasi keamanan dan keharmonisan masyarakat di Desa Mulyasari tetap terjaga.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *