CILACAP – Upaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak mulai diwujudkan di SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Memasuki Agustus 2026, sekolah tersebut mulai melaksanakan program revitalisasi satuan pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi sejumlah ruang kelas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Pelaksanaannya dilakukan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Sekolah Menengah.
Pekerjaan revitalisasi dijadwalkan berlangsung selama 120 hari kalender, terhitung mulai 13 Agustus hingga 11 Desember 2026.
Dengan durasi tersebut, pihak sekolah berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai jadwal, sehingga fasilitas yang direvitalisasi dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Kepala SMP PGRI 12 Dayeuhluhur, Dasman, S.Pd., M.Pd., menyambut program tersebut dengan penuh antusias. Ia mengaku bersyukur sekolah yang dipimpinnya mendapatkan dukungan melalui program revitalisasi satuan pendidikan.
“Kami sangat antusias dan bersyukur dengan adanya program ini. Mudah-mudahan setelah revitalisasi selesai, sarana pendidikan di sekolah kami menjadi lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru,” ujar Dasman.
Menurutnya, pembenahan sarana pendidikan bukan sekadar memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif.
Lingkungan belajar yang aman dan nyaman, kata Dasman, diharapkan dapat mendukung siswa dalam mengikuti proses pembelajaran sekaligus memberikan kenyamanan bagi para guru dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Lebih jauh, pihak sekolah berharap peningkatan kualitas sarana dan prasarana tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap animo calon peserta didik baru.
“Besar harapan kami dengan selesainya program ini, ke depan animo calon siswa dan siswi baru yang ingin sekolah di sini bisa meningkat. Dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, kami berharap siswa dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan nyaman dan aman,” katanya.
Dasman menambahkan, pihak sekolah berkomitmen menjaga dan memanfaatkan fasilitas hasil revitalisasi secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga sekolah.
Atas terlaksananya program tersebut, Dasman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, serta komite dan P2SP yang telah berperan serta dalam pelaksanaan program ini. Kami berharap seluruh rangkaian pekerjaan berjalan lancar dan hasilnya memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan di SMP PGRI 12 Dayeuhluhur,” tuturnya.
Dengan dimulainya revitalisasi dan waktu pelaksanaan yang telah ditetapkan, SMP PGRI 12 Dayeuhluhur kini tengah berbenah untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang semakin representatif.
Bagi sekolah, revitalisasi ini bukan hanya tentang memperbaiki ruang kelas, tetapi juga membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman sebagai tempat siswa menimba ilmu, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan.(Tons)






