Revitalisasi SDN Dayeuhluhur 01 Dimulai, Sekolah Harapkan TPT Sungai Cijurey Segera Dibangun

Cilacap – Harapan untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan nyaman bagi peserta didik mulai terwujud di SD Negeri Dayeuhluhur 01, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap. Memasuki Agustus 2026, sekolah tersebut mulai melaksanakan program revitalisasi satuan pendidikan dengan anggaran Rp.897.081.180,- yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Program ini dilaksanakan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Revitalisasi mencakup sejumlah sarana penting yang selama ini menjadi bagian dari kebutuhan sekolah. Pekerjaan meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang administrasi, pembangunan enam lokal WC dan penataan lingkungan sekolah, termasuk pagar.

Dengan jumlah peserta didik mencapai sekitar 170 siswa, keberadaan sarana pendidikan yang layak menjadi bagian penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Perbaikan tersebut diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas pendidikan sehari-hari.

Kepala SDN Dayeuhluhur 01, Tardo, S.Pd., M.Pd., menyambut baik pelaksanaan program revitalisasi tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus antusias atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolahnya.

“Kami sangat antusias dan bersyukur dengan adanya program revitalisasi ini. Mudah-mudahan setelah seluruh pekerjaan selesai, sarana pendidikan di SDN Dayeuhluhur 01 menjadi lebih aman dan nyaman sehingga dapat semakin menunjang kegiatan belajar siswa,” ujar Tardo.

Namun, di tengah berlangsungnya revitalisasi, pihak sekolah masih berharap adanya perhatian terhadap kondisi tebing di sisi sekolah yang berbatasan dengan Sungai Cijurey.

Menurut Tardo, pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) atau talud sangat dibutuhkan untuk memperkuat tebing di sekitar sekolah. Kondisi tebing tersebut dikhawatirkan mengalami abrasi, terutama ketika debit air sungai meningkat, sehingga berpotensi mengancam keamanan lingkungan sekolah.

“Kami juga sangat berharap adanya bantuan pembangunan TPT atau talud di sepanjang tebing Sungai Cijurey yang berada di samping sekolah. Ini penting untuk mengantisipasi abrasi dan menjaga keamanan lingkungan sekolah,” katanya.

Untuk itu, pihak sekolah berharap dinas terkait, khususnya BBWS Citanduy, dapat memberikan perhatian serta memfasilitasi kebutuhan pembangunan TPT tersebut. Dukungan tersebut dinilai penting sebagai langkah pencegahan agar potensi kerusakan tebing tidak berkembang dan mengganggu keberadaan fasilitas pendidikan.

Revitalisasi sarana sekolah dan penguatan tebing sungai diharapkan dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, SDN Dayeuhluhur 01 bukan hanya memiliki ruang belajar dan fasilitas penunjang yang semakin layak, tetapi juga lingkungan sekolah yang lebih aman dan terlindungi bagi seluruh warga sekolah.

Bagi sekolah, pembangunan TPT bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan fasilitas pendidikan dan memberikan perlindungan bagi ratusan aktivitas belajar anak-anak di SDN Dayeuhluhur 01.(Tons)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *