TEBO//faktareformasi.com – Suasana duka menyelimuti Desa Perintis Makmur, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, Kamis (23/10/2026).
Salah seorang warga setempat, Almarhumah Linda, Jalan 2 Unit 1, dikabarkan meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Almarhumah menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Madina Bukit Tinggi, Padang, Sumatera Barat.
Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar di kalangan warga. Jenazah almarhumah saat ini masih dalam perjalanan panjang dari Kota Padang menuju kampung halaman di Desa Perintis Makmur, Rimbo Bujang, untuk disemayamkan dan dimakamkan di pemakaman keluarga.
Di tengah suasana duka tersebut, kehadiran sosok wakil rakyat memberikan kesejukan tersendiri bagi keluarga yang ditinggalkan.
Anggota DPRD Kabupaten Tebo dari Daerah Pemilihan Rimbo Bujang, H. Ngatiran, SE, tampak hadir langsung melaksanakan takziah di rumah duka. Dengan mengenakan pakaian melayu dan peci hitam, H. Ngatiran datang dengan penuh kerendahan hati, menyalami satu per satu anggota keluarga dan warga yang sudah berkumpul.
Tak hanya sekadar hadir, politisi yang dikenal dekat dengan masyarakat kecil itu juga tampak duduk bersama keluarga, memberikan motivasi, doa dan penguatan moral agar keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT.
“Kita semua adalah keluarga besar Perintis Makmur. Kalau ada warga kita yang berduka, sudah menjadi kewajiban kita untuk hadir, memberikan semangat. Hari ini kita kehilangan salah satu warga terbaik kita, Almarhumah Linda. Semoga beliau husnul khotimah, segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” ujar H. Ngatiran, SE dengan nada haru saat ditemui di lokasi takziah.
Menurut H. Ngatiran, kegiatan takziah ini bukan sekadar formalitas sebagai anggota dewan, melainkan sudah menjadi panggilan jiwa dan kebiasaan yang ia lakukan sejak lama. Baginya, jabatan sebagai wakil rakyat adalah amanah untuk selalu hadir, baik dalam suka maupun duka masyarakat.
“Kita di Rimbo Bujang ini bukan hanya sekedar hubungan dewan dengan masyarakat, tapi sudah seperti keluarga. Jadi kalau ada yang sakit, kita jenguk. Ada yang meninggal, kita takziah. Itu yang selalu saya tanamkan,” tambahnya.
Sementara itu, pihak keluarga Almarhumah Linda mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran H. Ngatiran. Menurut salah seorang kerabat, kehadiran anggota DPRD tersebut menjadi bukti nyata bahwa wakil rakyat masih peduli dan tidak melupakan masyarakat di bawah.
“Kami keluarga sangat berterima kasih kepada Bapak H. Ngatiran, SE,.yang sudah menyempatkan waktu untuk takziah di rumah kami, padahal beliau pasti sibuk. Ini sangat berarti bagi kami yang sedang berduka,” ungkap salah satu perwakilan keluarga dengan mata berkaca-kaca.
Pantauan di lapangan, hingga sore hari, warga Desa Perintis Makmur masih terus berdatangan ke rumah duka. Para tetangga bahu-membahu membantu persiapan untuk penyambutan jenazah dan prosesi pemakaman yang rencananya akan dilaksanakan setelah jenazah tiba dari Padang.
Para warga berharap perjalanan jenazah dari Padang menuju Rimbo Bujang diberikan kelancaran dan keselamatan hingga sampai di rumah duka.
Dari Desa Perintis Makmur, Rimbo Bujang, Reporter Reformasiaktulal.com melaporkan.
( Supriyadi )






