Wakil Wali Kota Banjar Dorong Pencari Kerja Tingkatkan Keterampilan Lewat Pelatihan Berbasis Kompetensi

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka pengangguran melalui program pelatihan kerja berbasis kompetensi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja serta Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi yang digelar di Kedai D’Quliia, Kecamatan Langensari, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar Dr. H. Supriana, M.Pd, bersama Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Satpol PP, Camat Langensari, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Langensari, serta Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Kota Banjar.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 32 pencari kerja mengikuti pelatihan tersebut. Mereka terbagi dalam dua bidang keterampilan, yakni 16 peserta pelatihan pengelasan dan 16 peserta pelatihan instalasi listrik bangunan sederhana.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banjar melalui Balai Latihan Kerja sebagai langkah meningkatkan kompetensi pencari kerja agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia usaha dan industri. Materi yang diberikan disusun berdasarkan klaster kompetensi sehingga peserta memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja saat ini.

Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keterampilan dan keahlian menjadi modal penting bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri.

“Keahlian dan ilmu itu penting. Saya senang pelatihan las dan listrik ini langsung menyasar kebutuhan dunia kerja. Harapan saya, setelah lulus para peserta bisa terserap kerja atau berwirausaha. Dinas Ketenagakerjaan juga harus memonitor status bekerja dan berusahanya, supaya kita tahu manfaat pelatihan ini benar-benar sampai ke masyarakat,” ujarnya.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Banjar berharap dapat mencetak tenaga kerja yang terampil, kompetitif, dan siap bersaing di dunia kerja. Selain itu, program tersebut juga menjadi salah satu strategi untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja lokal.

Ke depan, Pemkot Banjar berkomitmen memperluas pelatihan berbasis klaster kompetensi ke berbagai sektor lain yang sesuai dengan potensi daerah. Sinergi antara Balai Latihan Kerja, pemerintah kecamatan, serta dunia usaha dan industri juga akan terus diperkuat agar lulusan pelatihan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak maupun mengembangkan usaha secara mandiri.(Tons/Diskominfo kota Banjar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *