Banjar – Keberhasilan program Swasembada Pangan ditentukan sejak tanaman mulai tumbuh. Berangkat dari semangat tersebut, Polsek Banjar melaksanakan monitoring pertumbuhan tanaman jagung di Lahan Baku Sawah (LBS) milik warga di Dusun Jajawar Kulon, Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan berkelanjutan yang dilakukan Polri terhadap sektor pertanian.
Monitoring dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jajawar Bripka Patiaji Sukma Ginanjar bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Bina Desa. Tanaman jagung hibrida yang ditanam pada lahan seluas 1.540 meter persegi tersebut terus dipantau kondisi pertumbuhannya agar tetap sehat meski dihadapkan pada tantangan cuaca panas, curah hujan yang minim, serta serangan hama ulat. Perawatan berkala akan terus dilakukan hingga memasuki masa panen yang diperkirakan berlangsung pada akhir Agustus 2026.
Kapolsek Banjar AKP Yudi Ristiyanto, S.H. mengatakan, pendampingan yang dilakukan personel POLSEK merupakan bentuk nyata dukungan POLRES Banjar terhadap program nasional Swasembada Pangan. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memastikan para petani memperoleh pendampingan dan motivasi sehingga mampu menjaga produktivitas lahan serta menghasilkan panen yang maksimal.
Melalui sinergi bersama penyuluh pertanian, pemerintah desa, dan para petani, POLDA JABAR melalui POLRES Banjar terus memperkuat implementasi program Ketahanan Pangan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketersediaan pangan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi nyata POLRI untuk Indonesia.






