Redam Konflik Turnamen HUT RI, Bhabinkamtibmas Mekarharja Sukses Satukan Dua RW Lewat Mediasi

Banjar – Perselisihan yang sempat muncul dalam turnamen sepak bola antar-RW Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, berhasil diselesaikan secara damai melalui langkah cepat Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Polsek Purwaharja, Bripka Hermawan, S.IP. Mediasi digelar di GOR Desa Mekarharja pada Senin (3/8/2026), menyusul ketidakpuasan salah satu tim terhadap keputusan wasit pada pertandingan yang berlangsung sehari sebelumnya.

Permasalahan melibatkan perwakilan RW 10 Dusun Pasir Leutik dan RW 07 Dusun Cibentang yang sama-sama mengikuti turnamen sepak bola dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ketegangan yang sempat muncul berpotensi mengganggu jalannya turnamen apabila tidak segera ditangani melalui komunikasi dan musyawarah.

Bacaan Lainnya

Melalui pendekatan problem solving, Bripka Hermawan mempertemukan kedua belah pihak bersama Kepala Desa Mekarharja, Babinsa, panitia PHBN, para Ketua RT dan RW, Karang Taruna, serta perwakilan peserta turnamen. Suasana dialog berlangsung kondusif dan penuh kekeluargaan. Setelah dilakukan pembahasan secara terbuka, kedua belah pihak sepakat menerima hasil pertandingan serta menghormati keputusan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P. melalui Kapolsek Purwaharja mengatakan bahwa penyelesaian permasalahan melalui musyawarah merupakan langkah yang efektif dalam menjaga persatuan dan kondusivitas masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mediator yang mampu membangun komunikasi dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta dan pendukung turnamen diajak untuk terus menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga semangat persaudaraan selama rangkaian pertandingan berlangsung. Turnamen yang digelar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI diharapkan menjadi sarana mempererat kebersamaan warga, bukan sebaliknya menjadi pemicu perpecahan.

Keberhasilan mediasi ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah desa, panitia, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Dengan tercapainya kesepakatan damai, turnamen sepak bola antar-RW di Desa Mekarharja dapat kembali berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persatuan dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *