Banjar – Keselamatan di jalan tidak cukup hanya mengandalkan rambu dan aturan. Kesadaran pengendara menjadi kunci. Pesan itu disampaikan Unit Lalu Lintas Polsek Langensari saat menyambangi warga di Dusun Kedungwaringin, Desa Waringinsari, Kecamatan Langensari, Rabu (12/8/2026).
Melalui program Quick Win Presisi, personel Polantas Karib membangun interaksi langsung dengan masyarakat sekaligus mengajak pengendara roda dua maupun roda empat memahami pentingnya tertib berlalu lintas.
Edukasi difokuskan pada kebiasaan yang kerap menjadi pemicu kecelakaan. Pengendara diingatkan tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, menghindari aksi ugal-ugalan, serta menerapkan keselamatan berkendara setiap kali berada di jalan.
Personel juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi rambu dan ketentuan lalu lintas serta memastikan kelengkapan surat-surat pribadi maupun kendaraan sebelum bepergian.
Kapolsek Langensari Kompol Yosua Sori Hamonangan, S.I.P. mengatakan, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Keselamatan harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban karena takut ditilang. Kami ingin masyarakat memahami bahwa tertib berlalu lintas pada akhirnya untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar Kompol Yosua.
Menurutnya, interaksi melalui Polantas Karib juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka temui di jalan. Dengan komunikasi yang lebih dekat, upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas dapat dilakukan secara bersama.
Langkah kecil di Dusun Kedungwaringin itu menjadi bagian dari upaya Polsek Langensari membangun budaya berkendara yang lebih disiplin. Jalan yang aman dimulai dari pengendara yang sadar aturan dan peduli terhadap keselamatan.






