CILACAP – Upaya meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan pendidikan di Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, terus dilakukan. SMP Muhammadiyah 1 Wanareja pada September 2026 mendapatkan bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan nilai mencapai Rp515.980.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Menengah Pertama, dengan pelaksanaan kegiatan melalui P2SP.
Pelaksanaan program berlangsung selama 90 hari kalender, mulai 2 September hingga 30 Desember 2026.
Bantuan revitalisasi tersebut diarahkan untuk perbaikan dan pembenahan sarana pendidikan yang ada, meliputi tiga ruang kelas, satu ruang perpustakaan, rumah dinas, serta penataan lingkungan sekolah.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat membuat fasilitas sekolah menjadi lebih layak, nyaman, aman, dan mendukung kegiatan belajar mengajar bagi seluruh peserta didik.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Wanareja, Drs. Hadi Riyanto, menyambut baik terealisasinya program revitalisasi tersebut. Menurutnya, perbaikan sarana pendidikan sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran proses pembelajaran.
Terlebih, pada Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Muhammadiyah 1 Wanareja memiliki 223 siswa-siswi. Dengan jumlah tersebut, kondisi ruang belajar dan fasilitas pendukung yang baik menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan pendidikan secara maksimal.
“Dengan adanya program revitalisasi ini, kami berharap sarana yang diperbaiki dapat memberikan kenyamanan bagi anak-anak dalam mengikuti kegiatan belajar. Dengan lingkungan yang lebih baik, pelayanan pendidikan juga bisa semakin maksimal,” ujar Hadi Riyanto.
Berharap Tenaga Honorer Mendapat Perhatian
Selain persoalan sarana dan prasarana, pihak sekolah juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap keberadaan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, khususnya mereka yang masih berstatus honorer.
Saat ini, SMP Muhammadiyah 1 Wanareja memiliki 22 tenaga pendidik dan kependidikan, sementara yang berstatus PNS baru satu orang. Selebihnya masih terdapat tenaga honorer, termasuk lima tenaga tata usaha (TU).
Pihak sekolah berharap pemerintah dapat memberikan perhatian dan kepastian bagi para tenaga honorer yang selama ini turut berperan dalam menjalankan pelayanan pendidikan.
Salah satu harapan yang disampaikan adalah adanya kesempatan bagi tenaga honorer untuk mengikuti program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Menurut pihak sekolah, perhatian terhadap tenaga pendidik dan kependidikan menjadi bagian penting karena kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kondisi bangunan dan fasilitas, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang menjalankan proses pendidikan setiap hari.
Masih Ada Kebutuhan yang Diharapkan Berlanjut
Meski program revitalisasi tahun 2026 memberikan dampak positif melalui perbaikan sejumlah fasilitas, SMP Muhammadiyah 1 Wanareja masih memiliki beberapa kebutuhan yang diharapkan dapat menjadi perhatian pemerintah pada program berikutnya.
Di antaranya adalah kebutuhan perbaikan dan penambahan fasilitas untuk kelas jauh yang masih membutuhkan tiga ruang, serta penataan lingkungan sekolah, termasuk pagar sekolah.
Karena itu, pihak sekolah berharap program revitalisasi satuan pendidikan dapat terus berlanjut secara bertahap agar berbagai kebutuhan yang belum tertangani dapat memperoleh perhatian.
“Harapan kami program ini terus berlanjut, karena sekolah masih membutuhkan perbaikan dan penataan di beberapa bagian, terutama untuk kelas jauh serta lingkungan sekolah termasuk pagar,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar memperbaiki fasilitas, program revitalisasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik.
Dengan sarana yang semakin layak, siswa diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman, sementara para guru dan tenaga kependidikan dapat memberikan pelayanan pendidikan secara optimal.
“Harapan kami, dengan adanya perbaikan ini anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan kita dapat menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Pihak SMP Muhammadiyah 1 Wanareja pun menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah ikut mendukung dan terlibat, sehingga bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 dapat terealisasi dan dilaksanakan dengan baik.
Program tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperbaiki kualitas sarana pendidikan sekaligus memperkuat pelayanan pendidikan bagi 223 siswa-siswi SMP Muhammadiyah 1 Wanareja.(Tons)






