Polantas Karib Sambangi SMKN 4 Banjar, Pelajar Diajak Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

Banjar – Edukasi keselamatan berlalu lintas terus menyasar kalangan pelajar. Unit Lalu Lintas Polsek Pataruman bersama jajaran Satlantas Polres Banjar menggelar kegiatan Dikmas Lantas dan Polantas Karib melalui program Police Goes to School di SMKN 4 Banjar, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Kamis (24/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah sejak pukul 07.30 WIB tersebut menjadi ruang dialog bagi polisi dan para pelajar untuk membahas berbagai persoalan yang kerap ditemui di jalan raya. Edukasi tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga membangun kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.

Sejumlah materi disampaikan, mulai dari penggunaan helm yang benar, larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, hingga pentingnya menggunakan kendaraan sesuai spesifikasi. Para pelajar juga diingatkan mengenai risiko penggunaan knalpot dengan suara berlebihan yang dapat mengganggu pengguna jalan lain dan mendorong perilaku berkendara yang tidak aman.

Polisi turut mengingatkan para siswa untuk mematuhi rambu dan marka jalan, termasuk tidak menjadikan hitungan angka pada traffic light sebagai aba-aba untuk melakukan aksi balap liar. Perilaku tersebut tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selain aturan dasar berlalu lintas, para pelajar mendapatkan pemahaman mengenai etika berkendara, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta fungsi sarana dan prasarana lalu lintas. Penjelasan mengenai Automatic Traffic Control System (ATCS) yang beroperasi di Kota Banjar juga diberikan agar siswa memahami bahwa aktivitas lalu lintas saat ini turut didukung teknologi.

Kapolsek Pataruman IPTU Hermawan, S.Pd.I. mengatakan, edukasi kepada pelajar menjadi bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

“Pelajar merupakan bagian dari pengguna jalan sekaligus generasi yang akan menentukan budaya berlalu lintas ke depan. Karena itu, kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan semata-mata karena takut ditilang, tetapi karena memahami pentingnya menjaga keselamatan diri dan orang lain,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan edukatif di lingkungan sekolah diharapkan mampu mendorong para siswa menjadi contoh positif, baik bagi teman sebaya maupun lingkungan keluarga.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana interaktif dan mendapat respons dari para pelajar. Melalui kegiatan Polantas Karib, Polres Banjar terus mendorong terbentuknya budaya keselamatan berlalu lintas yang dimulai dari lingkungan sekolah dan kemudian tumbuh menjadi kebiasaan di tengah masyarakat.

Dengan pemahaman yang diberikan sejak bangku sekolah, diharapkan para pelajar tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga ikut mengingatkan lingkungan sekitarnya untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *