Ruang Riung Kamtibmas Polsek Banjar, Warga Diajak Hidupkan Kembali Satkamling

Banjar – Pos Satkamling di Lingkungan Sumanding Kulon, Kelurahan Mekarsari, Minggu malam (4/10/2026), menjadi ruang pertemuan warga dan polisi. Bukan sekadar tempat berjaga, pos tersebut dimanfaatkan Polsek Banjar sebagai ruang riung untuk membicarakan persoalan keamanan lingkungan secara langsung bersama masyarakat.

Dimulai sekitar pukul 21.00 WIB, jajaran Polsek Banjar bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Bindes berdialog dengan Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda. Obrolan malam itu banyak menyoroti pentingnya menghidupkan kembali Satkamling sebagai kekuatan keamanan yang tumbuh dari lingkungan sendiri.

Polsek Banjar mengajak warga tidak hanya menunggu di pos, tetapi melakukan penjagaan secara bergantian dan patroli lingkungan pada waktu-waktu yang dianggap rawan. Kehadiran warga yang saling mengenal dinilai dapat menjadi deteksi awal ketika muncul orang asing, aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

Dalam dialog tersebut, warga juga diingatkan mengenai kondisi musim kemarau. Ancaman kebakaran dan kekeringan membutuhkan kewaspadaan bersama, sehingga masyarakat diminta memperhatikan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api dan segera melaporkan apabila menemukan titik yang membahayakan.

Kapolsek Banjar AKP Yudi Ristiyanto, S.H., mengatakan keamanan lingkungan akan lebih kuat ketika masyarakat ikut mengambil peran dan komunikasi dengan aparat berjalan tanpa sekat.

“Ruang Riung Kamtibmas ini kami manfaatkan untuk mendengar langsung apa yang menjadi perhatian warga. Satkamling harus kembali menjadi kekuatan bersama, karena masyarakat adalah pihak yang paling awal mengetahui kondisi di lingkungannya,” ujar AKP Yudi Ristiyanto.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan dugaan tindak pidana. Informasi dapat segera disampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau petugas kepolisian melalui layanan 110 agar dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Dari pos ronda yang sederhana, percakapan tentang keamanan itu diharapkan terus berlanjut. Sebab, menjaga lingkungan bukan hanya tugas polisi, tetapi pekerjaan bersama yang dimulai dari kepedulian warga terhadap tetangga dan tempat tinggalnya sendiri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *