GARUT//faktareformasi.com— DPD PKS Kabupaten Garut menggelar kegiatan Dialog Politik di Fave hotel Garut, menghadirkan narasumber H. Ahab Sihabudin, S.H.I. (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat) dan H. Yusup Musyaffa, Lc., M.H. (Ketua DPD PKS Garut sekaligus Anggota DPRD Garut dari Fraksi PKS ). Kegiatan ini menjadi momentum penting penguatan silaturahmi sekaligus ruang diskusi terbuka terkait dinamika pembangunan daerah ,Jumat (24/10/2026)
Dalam pertemuan tersebut, PKS Garut mengundang perwakilan dua ormas islam yang besar di Kabupaten Garut, Persis dan Muhammadiyah.
H. Yusup Musyaffa Menjelaskan kegiatan Dialog Politik PKS pingin Mendengarkan dan Banyak Belajar dari Ormas islam yang udah berusia 1 abad dan terlibat aktif di kegiatan ormas
“Kami lebih banyak ingin mendengar daripada berbicara. Sebagai partai yang baru berusia 25 tahun, kami masih harus banyak belajar dari ormas islam yang usianya hampir 1 abad. Selama ini kadang ada sekat yang muncul hanya karena jarang bertemu. Hari ini kami temukan keterbukaan , Pimpinan ormas menyambut baik kehadiran kami, bahkan membuka ruang bagi kader PKS untuk terlibat aktif di kegiatan ormas,” ujar H. Yusup Musyaffa, Lc., M.H.
“Ke depan, dialog ini akan terus berlanjut. Kami juga akan mengundang tokoh Gen Z, influencer, pengusaha, dan seluruh elemen masyarakat. PKS ingin menjadi partai yang terbuka, siap dikritisi, dan terus belajar dari masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Yusup Musyaffa juga menyoroti dinamika pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut yang sedang berlangsung melalui sistem manajemen talenta.
“Pengisian Sekda Garut adalah proses konstitusional yang diatur undang-undang, bukan kontestasi politik. Memang tarikan politik mulai terasa. Itu wajar, namun seharusnya tidak mendominasi. Yang menyulitkan justru tekanan sana-sini. Kalau murni mengikuti prosedur, sebenarnya tidak sulit. Tinggal ikuti prosesnya dan biarkan sistem bekerja,” tegasnya.
“Calon Sekda ke depan harus punya kemampuan teruji, pengalaman yang cukup, serta kemampuan berkomunikasi dan bersinergi dengan seluruh pihak , bukan hanya satu frekuensi dengan Bupati, tapi juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Bersama-sama kita bangun Garut yang lebih baik,” pungkasnya.
Pian






