Berdaya Bantu 2026 Hadir, Warga Kujangsari Terima Bantuan Permakanan

KOTA BANJAR – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan terus diperkuat Pemerintah Kota Banjar melalui Program Berdaya Bantu Tahun 2026. Kali ini, bantuan permakanan berupa paket sembako disalurkan kepada warga Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jumat (6/11/2026).

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Aula Desa Kujangsari tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar, Camat Langensari Rina Purnama Sari, Kapolsek Langensari, serta Kepala Desa Kujangsari, Mujahid, S.Ag.

Bacaan Lainnya

Camat Langensari, Rina Purnama Sari, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas, anak yatim, serta warga yang mengalami kondisi darurat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Menurutnya, bantuan disalurkan melalui Dinas Sosial dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), termasuk dukungan Baznas bersama DKM Masjid Nurul Huda di Cijurey RT 03 RW 03.

Ia juga memaparkan bahwa Desa Kujangsari memiliki 55 RT, 11 RW, dan lima dusun. Desa tersebut sebelumnya berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat desa terbaik tingkat Kota Banjar pada 2025 serta menempati peringkat kelima tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sementara itu, Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono, menegaskan bahwa berbagai program bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meringankan beban warga.

Dalam sambutannya, Sudarsono turut menjelaskan perhatian pemerintah terhadap akses pelayanan kesehatan. Masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 dan kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif, menurutnya, saat ini dapat memperoleh kesempatan untuk mengaktifkan kembali kepesertaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Banjar juga memberikan bantuan seragam sekolah kepada 2.000 siswa tingkat SD dan SMP. Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran orang tua sekaligus mendukung kebutuhan pendidikan para pelajar.

Sudarsono menyebutkan, angka kemiskinan di Kota Banjar saat ini berada pada kisaran 5,8 persen. Oleh karena itu, berbagai program perlindungan sosial, termasuk Berdaya Bantu melalui Kartu Berdaya, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia optimistis Program Berdaya Bantu dapat terus direalisasikan dan ditingkatkan pada masa mendatang agar jangkauan penerima manfaat semakin luas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Kujangsari, Mujahid, S.Ag., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Wali Kota Banjar beserta jajaran pemerintah daerah atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat desanya.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah yang sangat berarti bagi warga, terutama mereka yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Penyaluran bantuan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat. Melalui Program Berdaya Bantu, kepedulian sosial diharapkan semakin kuat dan manfaat pembangunan dapat dirasakan hingga tingkat desa.(Tons)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *