Banjar — Cara berbeda ditunjukkan Satlantas Polres Banjar dalam membangun kesadaran tertib berlalu lintas. Tak lagi sekadar formal, pendekatan humanis dilakukan langsung di lapangan—menyapa, duduk bersama, dan berdialog santai dengan para pengemudi ojek online di sela aktivitas mereka.
Kamis pagi (16/4/2026), di Jalan Letjen Suwarto, petugas terlihat menghampiri para driver ojol yang tengah beristirahat di tepi jalan. Dengan suasana santai namun penuh makna, anggota Satlantas membuka ruang komunikasi dua arah, membahas langsung realita yang dihadapi para pengemudi di jalan.
Dipimpin Kasat Lantas Polres Banjar AKP Firman Hidayat P., S.Tr.K., S.I.K., M.H., kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib lalu lintas dari komunitas yang paling aktif di jalan raya. Para pengemudi ojol, yang setiap hari berhadapan langsung dengan dinamika lalu lintas, menjadi sasaran strategis dalam menyebarkan kesadaran keselamatan berkendara.
Dalam interaksi tersebut, petugas menyoroti pentingnya keselamatan saat membawa penumpang, kesiapan kendaraan, serta kewaspadaan saat berkendara di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Dialog berlangsung cair, bahkan diselingi canda, namun tetap sarat pesan keselamatan.
Terlihat dalam dokumentasi, petugas berdiri di tengah para driver yang duduk santai di trotoar, menunjukkan kedekatan tanpa sekat antara polisi dan masyarakat. Pendekatan seperti ini dinilai efektif membangun kepercayaan sekaligus meningkatkan kepatuhan secara sadar, bukan karena penindakan.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari strategi membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama—karena di jalan raya, setiap orang punya peran, dan perubahan sering kali berawal dari obrolan sederhana yang berdampak besar.






