Banjar – Antusiasme menyambut laga Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) tak menyurutkan pesan Ketua Distrik Viking Banjar Patroman, Asep Muhamad Rumasyah alias Asep Asbrut, kepada para anggotanya.
Ia meminta anggota Viking Banjar Patroman yang berada di perantauan, khususnya wilayah Jabodetabek, maupun yang berangkat dari Banjar, untuk menahan diri dan tidak memaksakan hadir langsung ke stadion.
Menurut Asep, dukungan kepada Persib tidak harus dilakukan dengan datang ke stadion. Para anggota Viking tetap bisa memberikan dukungan melalui kegiatan nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing dengan suasana yang aman, tertib dan tetap menunjukkan sportivitas.
“Bagi teman-teman Viking yang berada di perantauan, khususnya di Jabodetabek, maupun teman-teman dari Banjar, kami mengimbau untuk menahan diri dan tidak memaksakan hadir ke Stadion Gelora Bung Karno. Dukungan untuk Persib tetap bisa kita berikan dari tempat masing-masing melalui nobar,” ujar Asep Asbrut.
Ia juga mengingatkan anggota yang menggelar nobar agar tidak hanya menjaga ketertiban di lokasi, tetapi juga memperhatikan keselamatan saat berada di jalan.
“Bagi yang melaksanakan nobar, mari kita jaga keamanan dan ketertiban, baik di lokasi maupun saat perjalanan. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan hindari penggunaan knalpot brong. Kita ingin dukung Persib dengan cara yang positif dan tidak merugikan orang lain,” katanya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar fanatisme terhadap Persib tetap berjalan beriringan dengan kedewasaan. Asep berharap para anggota Viking Banjar Patroman dapat menunjukkan bahwa dukungan suporter tidak selalu identik dengan kerumunan besar di stadion, tetapi juga bisa hadir melalui kebersamaan dalam nobar yang tertib.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., melalui Kasubsi Penmas Sihumas Bripka Apep Maulana Sidik mengapresiasi imbauan yang disampaikan Ketua Distrik Viking Banjar Patroman tersebut.
“Kami mengapresiasi sikap Viking Banjar Patroman yang mengajak anggotanya untuk menahan diri dan memilih cara yang lebih aman dalam memberikan dukungan. Ini merupakan bentuk kedewasaan suporter dalam menyikapi pertandingan dengan tensi tinggi,” ujar Kasubsi Penmas.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat yang mengikuti nobar agar tidak menjadikan euforia pertandingan sebagai alasan untuk mengabaikan keselamatan dan ketertiban umum.
“Silakan memberikan dukungan dan meramaikan nobar, tetapi tetap jaga ketertiban. Patuhi aturan lalu lintas, jangan menggunakan knalpot brong dan hindari tindakan yang dapat mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat lainnya. Kita ingin pertandingan berjalan meriah, tetapi tetap aman dan nyaman bagi semua,” katanya
Bagi Viking Banjar Patroman, dukungan tetaplah dukungan. Tak harus selalu hadir di tribun, tak harus menempuh perjalanan jauh. Yang terpenting, semangat untuk Persib tetap menyala tanpa mengorbankan keselamatan dan ketertiban.






